PROBLEMATIKA ANAK KOS

Assalamu’alaykum wr…wb…
Hari ini 5 Desember 2014. Bangun di subuh hari adalah kebiasaan gw, dang w mau bercerita sekelumit kisah gw menjadi anak kos (hingga saat ini). Gw harap loe maklum sama kondisi gw yang belum punya pekerjaan tetap, secara gw baru aja wisuda tangga 26 November 2014 kemaren.
Anak kos itu,,,lebih bebas karena orang tua tidak bisa mengawasi secara langsung. Rasanya MERDEKA !!! hahaha…mau ngapain aja g’ ada yang marah (selama loe tau aturan-aturan yang pada umumnya tidak membuat orang risih atau pun terganggu dengan segala kegiatan loe). Gw berarti setengah jadi mandiri dalam arti segala sesuatunya loe yang mutusin mau bagaimana dan arah mana jalan yang loe pilih. Mau jalan sesat ya sesatlah sendiri,,kalo gw milih jalan yang benar tentunya. Gw jadi diri gw sendiri, berteman dengan banyak orang, ikut ukm bela diri (taekwondo),masak sendiri, nyuci sendiri. Gw merasa hidup gw tu kayak PNS, karena tiap bulan menerima kiriman dari orang tua (yang ini menyebabkan gw berfikiran bahwa anak kos itu setengah mandiri). Eiiit,,,, dibagian ini yang selalu muncul menjelma menjadi masalah bagi setiap anak kos kayak gw. Loe tau kan maksud gw ? yup ! masalah ekonomi alias masalah keuangan. Hahaha….
Jadi anak kos itu mesti kuat nahan! Nahan selera dan nafsu (makan, belanja, dll). Belum lagi ketika kita melihat teman satu kos tiap bulan beli baju, beli sepatu, beli tas. Awak apalah,,,kiriman yang ada dicukup-cukupin untuk satu bulan, kalo lebih baru bisa beli-beli. Hihihi..
Pengalaman gw dari waktu ke waktu yang paling terasa adalah soal makanan. Gw doyan makan dan makan dalam porsi banyak pulak. Pokoknya selama menjadi anak kos makan tidak bisa sebanyak dan sesering kita makan di rumah (with mama & papa), jajan tidak sesering ketika kita masih tinggal sama ortu, belanja tidak bisa begitu suka langsung ambil dan bayar. Apa yang ada itulah yang dipada-padakan. Yang paling penting lagi tidak bisa minta uang jika belum waktunya (kecuali hal mendesak yang tidak terduga). Hahaha…
Kalo dirinci beginilah masalah yang paling terang yang dialami anak kos seperti gw:
1. Porsi makan dikurangi
2. Paling jarang jajan
3. Kalo bisa kuliah sambil kerja. Gw sewaktu kuliah kerja nyediain jasa membuat makalah (tempahan tugas kawan), fotokopian, dan jualan pulsa.
4. Biar kata orang “g’ gaul” yang penting punya pegangan dan prinsip
5. Cepat selesaikan study mu.
Itu dia semuanya, kalo masalah belajar supaya dapat ipk cetar membahana itu sih masalah personal kita bagaimana kita mengkondisikan diri kita di lingkungan kampus dan kos untuk belajar. Gw rasa sich cukup itu saja. Oia,,biar gw sesibuk apa pun gw punya teman dekat koq,,kami semua 7 orang (aealnya 6, bertambah ketika semester 4), kami saling mengerti dan siap dalam kondisi apa pun jika salah satu dari kami ada masalah, bahkan mengenai keuangan (semuanya karena izin Allah). So loe jangan takut atau merasa minder ya. Karena diantara kami Cuma 2 anak orang kaya. Sorry ya,,gw g’ bisa nulis lebih banyak lagi. Berhubung laper banget nich… see you..
Wassalamu’alaykum wr,,,wb,,,

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s