Waiting For You part 2


Nuna, masih lama di korea kan?  Besok kita jalan lagi ya. Pinta sungjong. Aku hanya tersenyum menimpali ucapannya. Aku ingin sekali berlama-lama di sini tapi tidak bisa, besok hari terakhir nuna di korea. Aku mencoba menjelaskan. Semua tampak diam, keaadaan tiba-tiba menjadi hening. 

Ya, its ok. Lain kali kamu kan bisa datang lagi, tidak dalam rangka program acara lagi tetapi sendirian, iya kan, its ok its ok,,, sung yeol mencairkan suasana. Ya, mari kita selesaikan hari ini dengan bersenang-senang. Lanjutnya lagi.

 Hari ini berakhir begitu saja. Aku tidak tahu aku bahagia atau bersedih dengan ucapan sung yeol tadi, tapi itu benar. 

Kalian pulanglah duluan biar hyung mengantar rara nuna dulu, woohyun jaga mereka semua, aku serahkan padamu. Hati-hati di jalan. Sungyu menyerahkan tanggung jawab kepada woohyun.

Kalian juga hati-hati di jalan, kata woohyun. 

Nuna, besok kita tidak bisa bertemu lagi. Besok kami harus kerja, kapan kita jumpa lagi? Aku akan sangat merindukanmu. Sung jong memegangi tanganku seolah tidak ingin berpisah. 

Lain kali kamu harus datang sendirian. Ungkap el yang tiba-tiba berbicara.

Ya, aku kan lebih tua dari mu, mana tuturmu. Aku mengingatkan el. El kelahiran 92 sudah jelas kalo dia adik an ku. Semua tertawa mendengarnya,, 

Kamu sok dewasa hyung,,hahaha… 

긑 …

Di depan hotel. 

Rara ssi, aku… 

Baru saja aku menoleh ke arah sunggyu dia langsung memelukku.

Maaf, aku akan sangat merindukanmu. Jangan lupakan aku ya..  Ungkap sunggyu yang membuatku tersenyum. 

Tentu saja, im your inspirit, right. Haha.. Aku berlalu meninggalkannya. 

Besok atau lusa kamu pergi? Tanyanya lagi

Besok jam 6 sore. Semoga konser besok lebih sukskes lagi, maaf aku tidak bisa menyaksikan pertunjukan kalian, aku akan melihatnya di youtube. Dont worry, i always love infinite. 

Bagaimana denganku? Apa kamu mencintaiku juga. Pertanyaannya membuatku harus menoleh lagi ke belakang. 

Apa maksudmu, yang benar saja aku mencintaimu dan semua member. Selamanya. Aku melemparkan senyumku ke arahnya. 

Jangan membuat perpisahan ini begitu berat oppa. Hampir saja aku menangis dibuat orang yang satu ini. Tapi kalo direnungkan kapan lagi aku akan ke korea, mungkin saja ini yang pertama dan terakhir. Tentu saja ini sangat berat. Aku tidak mampu untuk pergi dalam waktu dekat. 

Tapi ini sangat berat rara, sung jong juga,,, apa kamu akan meninggalkannya seperti itu. Semalam dia banyak diam hanya untuk bertemu denganmu. Belum pernah ada fans kami yang sepertimu,,aku,, aku bahkan tidak mengerti apakah aku menganggapmu seorang fans atau seseorang yang sangat berarti bagiku. Sunggyu mencoba menjelaskan. 

Jangan seperti itu oppa, jangan libatkan sung jong. Apa maksud mu dengan berbicara seperti itu? Aku tidak mengerti kenapa dia seperti itu sekarang, aku  rasa aku biasa saja. Aku sama seperti fans yang lainnya. Aku bahkan lebih banyak diam. Tidak bisa berbahasa korea dengan baik, aku bahkan fans terburuk yang pernah ada. Tidak seperti yang lain bersusah payah belajar bahasa korea demi bisa ngomong dengan idol mereka. Aku bahkan tidak selalu update untuk membeli setiap album terbaru. Aku bahkan jauh lebih buruk dari mereka. 

Aku memang membuat sunggyu lebih spesial di hatiku, tetapi kurasa aku tidak pernah memperlihatkannya. Jadi bagaimana mungkin aku langsung meng-iya-kan perkataannya. Apa lagi dia menggunakan sung jong sebagai alasannya. Aku menganggap hal itu agak berlebihan. 

Rara ssi, kamu  harus menjawab pertanyaanku. Siapa sebenarnya yang paling kamu sukai diantara kami bertujuh? 

Deg!! 

Bagaimana mungkin. 

Aku menoleh lagi ke belakang kemudian tersenyum meninggalkannya. 

Setelah itu aku tidak tahu lagi. Aku terus menyusuri lorong-lorong hotel kemudian masuk ke kamarku. Mendengar ucapan synggyu tadi membuatku merasa resah. Aku tidak bisa menahan perasaanku seperti ini, tetapi tidak mungkin terjadi, fikirku. 

Malam hari berlalu tanpa berbekas dengan mimpi. Aku terlalu lelah, tetapi aku tetap keluar untuk membeli oleh-oleh. Aku menyusuri jalan sendirian. Di saat seperti ini aku membutuhkan seseorang. Maksudku seseorang yang spesial. Ah sudahlah,, aku tersadar dari lamunan ku. Ternyata telah banyak toko yang telah aku lewatkan. 

Bug!! 

Oh God. Rintihku. 

Aku ingin bersamamu untuk hari terakhir mu di Korea. Aku harap kamu tidak marah. 

Aku pandangi wajah nya dengan dalam tanpa mendengar apa yang diucapkan nya. Aku sangat senang dan sangat merindukan mu, aku berkata dalam hati dan air mataku pun menetes begitu saja. Sunggyu berdiri di depan ku membuatku berdiri kaku tidak bergerak. Tanpa kata-kata lagi sunggyu langsung memeluk ku. 

Sunggyu ternyata memberi tahu member lain kalo dia dan aku sedang ada di bandara. Dalam hitungan menit mereka telah berkumpul untuk melepas kepergianku. Untuk terakhir kalinya aku masih mencoba untuk bersikap biasa saja. 

dan air mataku ku pun berderai. 

Nuna, nan neol gidarilkkaeyo,, ungkap sung jong bersamaan dengan anggukan yang lainnya. Sungyeol mendekati ku kemudian memeluk ku, sering-seringlah memberi kabar, kamu adalah yang spesial walaupun dalam satu hari. 

Nuna, ,, el langsung memeluk ku dengan berburai air mata. Yang satu ini memang agak cengeng sehingga aku langsung memeluknya. Aku tersenyum melihat tingkah nya. 

Ya,, jangan lupakan kami, rara ssi, kata hoya, dan langsung memeluk ku, kemudian di susul woohyun dan dongwoo memeluk ku dengan sangat erat. 

Aku akan sangat merindukan kalian semua. Maaf tidak bisa menyaksikan pertunjukan kalian untuk nanti malam. Aku harus pulang, aku adalah inspirit. 

Sunggyu mengantar ku hingga ke batas pengantaran. Rara ssi, kamu harus menjawab pertanyaan ku yang terakhir. Siapa yang paling kamu sukai diantara kami bertujuh? Aku tidak menjawab secara spesifik, i’m inspirit jawab ku singkat. Seperti yang telah aku jawab sebelum nya. 

Aku melihatnya di matamu tetapi aku ingin mendengar langsung dari mulutmu. Kata sunggyu melanjutkan. Siapa yang… 

Aku langsung memotong perkataannya, kamu yang paling aku suka tetapi apa dayaku aku wanita biasa dan seseorang inspirit. Tidak boleh bagiku mengatakan hal seperti itu di hadapan member lain. Aku akan sangat merindukan mu my sweet leader. Aku tidak sanggup menahannya lagi dan terus menunduk. 

Apa kamu mencintai ku? Kata sunggyu lagi. 

Pabo, aku hanya menjawabnya dengan singkat. 

Lihatlah semua Member memperhatikan kita. Jadi jawab dengan cepat cinta atau tidak?  Tanyanya lagi. 

Oppa, aku sudah menjawab pertanyaan mu. Aku terbata-bata menjawab pertanyaannya. 

Jangan memendam nya sendirian ya,, aku akan menelponmu, berangkatlah hati-hati. Ucap sunggyu. 

###

Bagiku ini terlalu singkat, aku meninggalkan cintaku dan sangat berat banget rasanya. Satu hal yang membuat ku masih bisa tersenyum adalah kata-kata terakhir yang diucapkan sunggyu bahwa dia akan menungguku, jika dalam satu tahun aku tidak datang ke korea maka dia yang akan datang. 

Dan,,, satu momen yang tidak bisa aku ceritakan di sini. Selamanya kan tetap begitu. Hmhm.. 

Cintaku aku juga menunggumu.. 

The end. 

Thanks for reading.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s