Masa Kecil part-1

Hanya karena sebuah lagu aku kembali ke masa lalu, masa – masa indah yang seperti diceritakan banyak orang. Sangat indah memang.

Ingatanku dimulai dari acara pernikahan Ibu  ku (tutur Ibu dari anak kakek aku yang lain). Aku paling senang dengan acara-acara seperti ini, aku suka pesta dan baju baru hahaha… Setiap ada pesta keluarga maka bagianku adalah menyiapkan bunga rampai, membuat hiasan ruang tamu dan pentas, karena aku masih kecil sekali waktu itu jadi dua itu saja yang bisa aku lakukan dan yang pastinya cuma itu yang mereka izinkan. Aku pun memakai gaun baru yang dibelikan nenek, sungguh aku senyum saja sepanjang hari, terus aku pakai parfum nenek ku yang wanginya itu aku sukaaaaaaa banget, parfumnya wangi melati. Kalau aku ingat-ingat kenapa dulu aku suka sekali wanginya, padahal sekarang kalau menghirup wangi melati langsung aku merinding hiiii, hahahaha,,,

Selain gaun baru nenek juga membelikan sepatu baru, trus ada kipas-kipas juga, gak perlu model terbaru yang penting barangnya baru. Hahaha,,,pokoknya aku merasa pesta itu adalah pestaku. Aku selalu siap dengan pewarna bibir warnanya pink, tapi satu hal yang aku tidak suka adalah orang menggerepe grepe rambutku. Rambutku tebal, hitam, lurus dan panjang. Aku pasti minta dikuncir saja sama nenek, aku tidak suka disasak kayak pengantin gitu.

Setelah siap bunga rampai sama hiasan pentas, nah…di hari H nya aku menjadi tukang kipas pengantin. Ini bagian yang paling aku suka, aku akan terus di samping pengantin, mengkipas mereka, kipasnya pelan-pelan banget, trus di poto. Hahaha…mengikuti pengantin dari belakang membagikan bunga rampai kepada para tamu dan annasyid, waw…apa gak capek ya?! Ya gak la,,kan aku senang.

Jadi kalau ada acara pesta saudara dekat atau pun pesta tetangga dekat rumah, ya seperti itulah aku. Oh iya satu lagi, kenapa nenenkku mengabulkan permintaanku yang minta baju baru sama sepatu baru? Itu karena nenekku cuma punya satu orang anak, yaitu ayahku. Ketika aku lahir, umur 4 bulan aku sudah tinggal sama nenek karena dia gak ada anak lagi. Lagian amak dan ayahku lebih sering di luar rumah karena mereka bekerja. Maka jadilah aku anak nenek hingga umur 8 tahun. Jadi dapat disimpulkan bahwa kebahagiaanku di setiap pesta hanya sampai usia 8 tahun di kelas dua SD, karena nenek berpulang ke rahmat Allah SWT.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s