Rindu Ini Terlalu Berat

Malam ini aku masih seperti malam kemarin. 

Rembulan tidak lagi utuh di atas sana. 

Perlahan ia menipis membentuk sabit yang indah hingga akhirnya habis ditelan gelap. 

Hilangnya rembulan masih ter gantikan dengan kehadiran butiran bintang 

Dan langit tetap dalam keindahan nya. 

Tahukah engkau bagiku itu semua sama saja karena kamu tidak di sini. 

Dan malam masih sama seperti malam – malam kemarin. 

Aku hanya bisa terus bertanya, kapan bait-bait puisi ku berisi cerita kebahagiaan,

Aku masih bertanya kapan bait – bait puisi ku berisi cerita cinta dan semangat yang terus tumbuh seiring bersamamu. 

Orang – orang juga bosan mendengar keluh – kesah yang tidak ada habisnya ini. 

Aku pun mencoba menghindar karena ini. 

Rindu ini terlalu berat. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s