Penting?? 

Assalamu’alaykum,, 

Aku mau buat cerita,,, tapi gak PD buat di posting. Tapi nanti aku posting juga kok. Udah siap sebenarnya, karena kepanjangan ceritanya jadinya aku bagi dalam beberapa part. Itu sebabnya aku belum pernah nge-post sampai hari ini sesuatu yang berguna. Hahaha… 

Ngomong sendiri. 

Krik krik… 
Wassalamu’alaykum .. 

Advertisements

Permulaan Yang Sulit 

Assalamu’alaykum …

Mula – mula aku ingin membuat pernyataan dulu bahwasanya setiap kali ingin memulai untuk menulis selalu terasa sangat sulit. Apakah diantara kalian ada yang seperti aku apa pun itu yang namanya memulai selalu saja sulit. Saat mau membuat cerita, mengerjakan tugas, bahkan ketika ada keinginan untuk berteman dengan orang baru, atau saat mau memulai rapat. Padahal kalau sudah dimulai sedikit saja maka selanjutnya akan mengalir dengan sendirinya dan ide – ide baru pun bermunculan. Mengapa tidak dari awal ya? Mengapa tidak dari tadi ya? Mengapa tadi tidak terpikir ya?. Pertanyaan – pertanyaan seperti itu akan muncul kemudian setelah sampai di pertengahan jalan. Ya kira-kira seperti itu. Itu pikiran aku ya, mungkin lain ceritanya dari kalian.

Continue reading “Permulaan Yang Sulit “

Curhat Colongan

Assalamualaikum wr…wb…

Bagaimana kabar kalian? Bagaimana kerja kalian selama di bulan Maret kemarin? Apa target kalian tercapai ? Hm… Bulan yang hanya berkutat dengan kerja kerja dan kerja bagiku, Maret, dan…sudah berlalu. 

Bagaimana dengan kalian?

Apa sama seperti aku atau cerita kalian lebih bervariasi atau penuh kisah dan tragedi? 

Selama dalam sarang Maret aku tidak banyak melakukan aktivitas yang sebagaimana biasanya. Sebelumnya aku masih sempat menyanyi di waktu luang, menari pas habis pulang kerja, ke rumah teman, bahkan jalan – jalan sore. Beda banget waktu di bulan Maret, pulang kerja tiap hari hampir jam 11 malam, paginya bangun subuh, ibadah, trus gak terasa sudah mesti berangkat kerja. 

Hampir satu bulan ini tidak menghasilkan apa -apa. Selain dari trinitas maksudnya ya… 

Tapi,,, 

Di bulan itu aku malah banyak bersyukur. Mau tau??? 

OK. I’ll let you know.

Aku karena sangat sibuk, aku semakin terlatih, semakin cepat, dan semakin teliti. Itu poin yang aku sadari.

Selama bekerja aku cenderung lamban dan terlalu berhati – hati, itu pun ada juga yang salah atau keliru. Kemudian Bapak Pimpinan entah apa sebab musababnya tiap hari itu tidak pernah tidak datang, hadir tiap hari. Tahu lah kalau sudah ada Pimpinan bagaimana jadinya. Pimpinan dimana-mana memang kerjanya memerintah (utamanya). Apa – apa harus didahulukan setiap yang ia perintahkan, nah kerja sekretaris tahu dong ya bagaimana banyaknya, pandai – pandailah mengatur kerja mana yang urgent banget mana yang bisa di undur dulu pengerjaannya. 

Bapak Pemimpin selalu meminta aku selalu sigap, notes dan pulpen kecil selalu siap di sebelah kanan, kerja mesti cepat, satu lagi yang paling parahnya “hemat kertas!! ”

Rupanya ia memperhatikanku, dalam setiap kali nge-print pasti ada aja yang salah. Tidak tiap lembar juga ya… 

Walaupun aku sudah baca ulang, periksa ulang lagi kemudian di print tetap salah lagi. 

Si Boss pun datang, di taruhnya tuh tangannya di pundakku langsung bilang gini ” nak, jangan terburu-buru, kamu tahu kan terburu-buru itu sifat siapa? Dan kita mesti hemat kertas, hutan sudah banyak diganti menjadi pohon sawit” nah….lho… 

Hahaha… Aku kira si Bapak marah, tapi kata-katanya benar -benar meresap. Seeep langsung tersimpan. Daaaaaaan secara otomatis pula aku langsung bisa mengendalikan diri ku. 

Ada lagi, aku selalu gugup saat presentasi walaupun aku sudah biasa sejak waktu kuliah dulu, tetap aja. Makin parah pula di tempat kerja. Terkadang aku harus menggantikan beliau untuk membuka rapat (ketika ada perintah saja) sebelum beliau tiba di ruangan. Hmmmmm… Kumat deh demamku, berkeringat di ruangan yang dingin. Karena Pak Boss full di kantor selama bulan Maret maka semakin sering aku di suruh membuka rapat. DAEBAG! Ini dia yang disebut “ala,,, bisa karena biasa ” . Aku masih gugup tiap di awal tetapi tidak lagi segugup sebelumnya seperti aku tidak punya bahan rapat saja. Hahaha… 

Ada lagi… 

Nah yang ini,, aku sudah bisa pakai alis aku sendiri. 

Eh,,! Maksudnya pakai pensil alis deh. Karena sering ikut rapat, jumpa dengan kolega aku minder sendiri, kami cuma ada tiga orang wanita. Ciye…. Wanita. Aku sudah 26tahun jadi aku sudah wanita sekarang. Hahaha… Sorry. 

Kami cuma bertiga wanita, dua temanku sudah menikah dan di atas tiga puluhan usianya. Aku yang paling muda (bahasa korea nya ‘maknae dibaca mangnae’) tapi jarang dandan. Paling cuma bedak sama lipstik. Lagi – lagi aku dapat salam sapa, yang ini dari kakak yang dua tadi. “Naz, mukamu udah mulus,, mulus sangat sampai alis pun tidak punya, pakai la pensil alismu ” aku hanya terdiam. Ya Allah… Ribetnya jadi wanita. Aku punya pencil alis tapi tidak pernah bisa membuatnya sesuai bentuknya sama wajah aku.  Aku pernah minta bantuan ke salon, tapi malah sepertinya aku yang lebih tua dari ke dua wanita tadi. Ya itu juga karena biasa makanya bisa. Bentuknya sesuai dengan wajahku. Mamak juga memujiku, katanya pas banget, tidak nampak seperti yang di buat – buat. 

Aku juga teliti banget sekarang. Tapi gak sepenuhnya sempurna ya… 

Aku masih dalam proses. 

Oh iya,,,belakangan aku hanya memposting puisi – puisi sedih atau pun galau ya kan (kalau kalian ikuti blog aku). Apakah ada di antara kalian yang menganggap itu benar -benar terjadi pada ku? 80 % nya itu hanya sebuah tulisan. Aku hampir tidak sempat melakukan hal-hal yang aku paling sukai, aku menyempatkannya di sabtu sore dan di hari minggu. 

Dari aku masih sekolah itulah kemampuan ku yang paling menonjol, yaitu membuat puisi galau kalau sedang sedikit stres. 

Sekarang sudah April. Sebentar lagi Oppa aku ulang tahun. Sunggyu Oppa. Aish… 

Ada satu hal yang menjadi kesimpulan utama ku selama di bulan Maret. Aku kalau tidak dalam keadaan terjepit gak akan pernah bertindak. 

Jadi,,, aku ucapkan terimakasih kepada Bapak Pimpinan yang mampu melihat kekurangan ku dan membimbing ku menjadi lebih baik dari sebelumnya. Terimakasih karena terus -terusan mendesakku dalam bekerja. Kemarin aku benar-benar tertekan, sekarang aku sudah melihat hasilnya.. 

Terimakasih kepada kakak – kakakku yang selalu ketjehhh. Hihihi… Seperti yang kalian bilang, aku tahu mode dan cara berpakaian yang selalu pas situasi, aku hanya lupa bahwa aku harus mempernak wajahku dengan pensil alis juga. 

Kedepannya aku akan berusaha lebih keras dan lebih baik lagi. 

Dan untuk kalian yang tidak sengaja bertemu dengan tulisan ini, aku mohon maaf karena tulisannya terlalu panjang. Jika ada hal positif yang bisa kalian ambil dari sini maka aku akan sangat bersyukur. Semoga ini bermanfaat. 

Wassalamu’alykum…wr…wb…