Permulaan Yang Sulit 

Assalamu’alaykum …

Mula – mula aku ingin membuat pernyataan dulu bahwasanya setiap kali ingin memulai untuk menulis selalu terasa sangat sulit. Apakah diantara kalian ada yang seperti aku apa pun itu yang namanya memulai selalu saja sulit. Saat mau membuat cerita, mengerjakan tugas, bahkan ketika ada keinginan untuk berteman dengan orang baru, atau saat mau memulai rapat. Padahal kalau sudah dimulai sedikit saja maka selanjutnya akan mengalir dengan sendirinya dan ide – ide baru pun bermunculan. Mengapa tidak dari awal ya? Mengapa tidak dari tadi ya? Mengapa tadi tidak terpikir ya?. Pertanyaan – pertanyaan seperti itu akan muncul kemudian setelah sampai di pertengahan jalan. Ya kira-kira seperti itu. Itu pikiran aku ya, mungkin lain ceritanya dari kalian.

Biasanya aku seperti itu dikarenakan beberapa hal. Pertama karena aku merasa ragu, kedua dikarenakan aku takut salah, ketiga karena aku merasa apa yang aku buat bukanlah hal yang keren, dan yang terakhir dikarenakan aku berfikir apakah ada yang akan membacanya, iya kalau Ok, tapi kalau tidak,,,bagaiman? Alhasil aku tidak berbuat apa -apa, aku tidak menghasilkan apa-apa. Perlu kalian ketahui bahwa tidak ada gunanya ragu terlalu lama, hal itu hanya akan menyiksamu. Lambat laun kamu akan menyesalinya karena berfikir terlalu lama. Bukan karena aku hanya ingin menuliskan sesuatu di sini, tetapi aku benar – benar ingin memberi tahu kalian menyesal kemudian tidak ada gunanya.

Kalau kamu mempunyai keinginan yang belum tercapai atau ada yang belum terlaksana maka saran aku mendingan segera deh lakukan. Jangan menunggu satu jam lagi karena jarum jam akan terus bergerak meninggalkanmu dengan sisa usiamu.

Apa sih susahnya memulai. Tidak ada. Yang membuatnya terasa susah karena kita memiliki sifat turunan satu – satunya yang hampir dimiliki setiap orang yaitu sifat malas. Kalau aku dalam hal ini selalu mengeraskan hatiku, halaaaaaah tidak usah pedulikan orang lain, yang penting buat aja dulu, nanti baru lihat reaksi orang – orang, kalau ada yang salah kan bisa di perbaiki kemudian ucapkan terimakasih, lah kalau Ok ya tetap minta saran atau cukup dengan terimakasih.

Aku memiliki hobi yang tidak biasa dibandingkan teman -teman sebaya ku. Aku sangat suka menari dan teman – temanku selalu geleng kepala melihat ku, orang tua juga tidak menyukai hobiku. Itu merupakan hal yang aneh di kampung ku, anak gadis usia 20an di kampung aku itu sudah kebanyakan berkeluarga, kalau pun belum berkeluarga sering keluar di malam hari untuk membeli baju baru. Kelakuan ku dikategorikan tabu sama ibu – ibu. Sekian lama aku konsisten dengan hobiku manfaat yang aku dapat adalah body S Line dong ya,,di situ ibu-ibu yang dulunya mencibir kini menghampiri ku hanya untuk bertanya apa yang aku lakukan terhadap tubuhku. Mengapa langsing dan awet muda, tidak seperti anak gadisnya yang agak berlemak dan lesu wajahnya. Aku tidak tahu mengapa bisa anaknya seperti itu, yang aku tahu apa yang telah aku perbuat untuk diriku. Kemarin mereka mencibirmu maka hari ini mereka akan mengikutimu. Sakin seringnya aku alami terciptalah quote barusan.

Terus mengenai menulis, tidak ada susahnya, aku tidak pernah membuat judul terlebih dahulu. Aku hanya menulis hal – hal yang ingin aku sampaikan sebagai intinya setelah itu aku kembangkan dan sambungkan. Karena aku agak pelupa makanya aku tuliskan dulu di kertas apa yang akan aku jabarkan. Setelah tulisan jadi maka dengan sendirinya sebuah judul akan datang dengan sendirinya asal itu tulisan memang asli kamu yang mebuatnya ya. Masalah orang mau membacanya atau tidak, layak publis atau tidak, keren atau tidak itu urusan belakang, juga benar atau tidaknya penulisan itu urusan belakang, moga-moga ada yang mengoreksi dan memberi saran untuk perbaikannya.

Seperti tulisan panjang ini, tanda bacanya yang entah bagaimana letaknya, tepat atau tidak. Tidak bisa aku katakan lagi bagaimana aku memulainya karena sudah aku beritahu sebelumnya betapa sulitnya untuk memulai hingga akhirnya mengalir begitu saja dan sampai di ujung.

“Tidak ada yang profesional kalau bukan dimulai dari kesalahan yang berulang hingga hal itu menjadi keahliannya”

Sok kali yang buat quote seperti itu. Tapi itu aku sendiri yang buat. Aku hanya ingin menyampaikan jangan sampai menyesal kemudian. Mohon maaf jika ini bukan tulisan yang kalian harapkan dan terimakasih telah singgah dengan tidak sengaja di sini. Semoga bermanfaat.

Wassalamu’alaykum..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s