Untuk Mama

Assalamu’alaykum …

Ma,, ini aku.

Setelah sekian lama kita tidak bertemu masih kah Mama sama seperti kemarin sebelum aku pergi. Masih kah Mama akan memperlihatkan wajah Mama yang kemarin sebelum aku pergi. Masihkah Mama akan seperti kemarin memperlakukan aku. 

Ma,,, 

Ini aku Ma,,,

Kemarin aku benar – benar mengikuti perkataan mu untuk yang pertama kalinya. Sebelumnya aku pikir Mama hanya berkata saja seperti itu, dan aku pikir jika aku dengarkan berarti aku melawan kepada mu. Nyatanya itu memang keinginan Mama. 

Ma,,, 

Ini aku Ma,,, 

Masihkah Mama menganggap ku ada, setelah sekian tahun kita tidak bersama. Ma,,,aku tidak menginginkan tatapan mata Mama yang seperti itu Ma. Mama… 

Aku tidak ingin di anggap sebagai anak durhaka hanya karena tidak mengikuti perkataan Mama. Tapi apa jadinya jika Mama menginginkan aku untuk diam saja, tidak usah bercakap padahal aku saat itu ada di dekatmu Ma,,, 

Di hati ini tidak ingin mendiamkan Mama hanya karena aku orang yang kaku. Aku memang tidak seperti saudara ku yang lainnya yang dengan senyuman mu saja langsung mengerti apa yang ada di pikiran mu.

Ma,,, 

Aku rindu Ma,,, 

Aku rindu Maaa…

Advertisements

Yuk Ikutan Lomba :)

Assalamu’alaykum,,, ini Nana copas dari facebook.
​Penerbit Sunnstar Publisher.

NEW !! YUK PARA BINTANG IKUTAN EVENT CIPTA PUISI TINGKAT NASIONAL BERSAMA PENERBIT SUNNSTAR PUBLISHER .

TEMA : Bebas

DeadLine : 5-29 Agustus 2017

Batas pengiriman hingga pukul 22.00 wib.

Bismillahirrohmanirrohim

Assalamualaikum.Wr.Wb

Salam Literasi !!

Dalam kesempatan kali ini kami mengajak para sahabat bintang untuk menuangkan imajinasinya yang luar biasa dalam sebuah puisi.

Berikut syarat dan ketentuannya :

Syarat Lomba:

1. Lomba ini terbuka untuk umum dan bersifat gratis.

2. Berteman dengan akun Facebook Penerbit Sunnstar 

Publisher dan mengelike Fanspage Penerbit Sunnstar 

Publisher

3. Share informasi lomba ini dan tag minimal 25 0rang teman 

(usahakan teman yang menyukai dunia literasi )

4. Naskah merupakan karya orisinil hasil sendiri, bukan 

jiplakan atau plagiasi.

5. Naskah tidak menyinggung ,Pornografi, SARA , Kekerasan 

dan LGBT.

6. Naskah belum pernah dipublish sebelum lomba ini berakhir.

KetentuanLomba :

1. Puisi diketi krapi menggunakan Ms. Word (minimal 2007) 

dengan ukuran kertas A4, Font Times New Roman, size 

12pt, spasi 1,5 Margin Normal.

2. Urutan isi naskah (dari atas kebawah)

3. Judul puisi, nama penulis, Naskah puisi, Titimangsa.

4. Panjang naskah puisi maksimal 1 (satu) halaman, dengan 

biodata narasi maksimal 50 kata di akhir naskah (dihalaman 

dua) (tak perlu menambah kan poto diri.

5. Simpan naskah dalam frmt .doc/docx 

6. dengan nama file : Puisi_Bebas _Nama Penulis_Judul Puisi.

7. Maksimal 1 buah puisi

Pengirim Naskah :

1. Naskah di kirim kealamat email : 

penerbitsunnstar22@gmail.com melalui attachmant 

(lampiran) dengan subjek yang sama seperti nama file. 

(bukan di tulis ulang di badan email)

2. Naskah yang yang sudah dikirim tidak boleh di revisi dan 

tidak boleh dikirim secara berulang kali.

Reward :

1. Juara 1 dan 2 (Raja dan Ratu cipta puisi)

 *Voucher Penerbitan 150 k

 *Nama penulis akan tercantum do cover buku secara ekslusif

 *E-Sertifikat Juara 1 dan 2 cipta puisi tingkat Nasional

 *Kesempatan menjadi juri saat event selanjutnya

 *Diskon 15% setiap pembelian buku hasil eventnya

 *Puisi dan biodata narasi penulis akan tampil di Blog

Sunnstar.

2. untuk 15 puisi terbaik_10 puisi terkreatif_20 puisi terfavorit

 * E-Sertifikat penghargaan cipta puisi 

terbaik/Terkreatif/Terfavorit tingkat Nasional.

* Voucher penerbitan sebesar 50k(Berlaku Jika Memesan 

Buku )

* Diskon 10% setiap pembelian buku hasil eventnya (Berlaku 

saat PO pertama)

3. Seluruh kontributor Akan Mendapat E-Sertifikat Sebagai 

kontributor cipta puisi tingkat Nasional.

4. Seluruh Peserta Akan mendapatkan sertifikat sebagai 

peserta cipta puisi tingkat Nasional .

Salam hangat,

Penerbit sunnstar publisher 

Wassalamualaikum.Wr.Wb

NB: sebagai bukti ini Screenshot nya

Berpasrah

Assalamu’alaykum,,, 

Berpasrah? 

Benarkah ketika berpasrah segala sendi terasa luruh. 

Pasrah sepasrah pasrahnya.. 

Benarkah langsung berpaling dari yang dipasrahkan.

Ah, mungkin kamu bingung dengan kata-kata ku. 

Diawali semangat terasa hilang 

Di tengahnya kelopak mataku terbuka 

Hingga luruh sendiku. 

Apa makna berpasrah.. 

Berpasrah dibenarkan kah?