SAJAK PEMILU

Aku tidak pernah suka dengan yang namanya pesta rakyat sejak kepergianmu waktu itu.
Kan kamu janji kalau kita bakal kumpul seperti yang kamu bilang di telepon.
Tahukah kamu kondisi ku waktu itu?
Aku merasa kosong seketika, tak tau aku cara mengungkapkannya.
Tapi sampai saat ini aku selalu rindu pada mu.
Juga
Terima kasih tidak muncul lagi sesering dahulu.
Bukannya aku tidak rindu
Hanya saja setiap engkau hadir maka aku akan sakit.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s