CurCol ala – ala

โ€‹Bagaimana kabarmu hari ini,,,

Sudahkah kamu berbaikan dengan emosimu? Sudahkah kamu selesai dengan urusanmu yang semalam. Ok. Seharusnya aku tidak menanyakannya, mungkin akan membangkitkan amarahmu lagi atau akan membuatmu berasedih. Aku harap tidak ya…

Aku sebenarnya tidak tahu mau menuliskan apa hari ini. Gini deh, disaat orang ramai – ramainya membuat vlog kenapa aku masih setia dengan blog yang sudah usang dan tidak ada menariknya ini. Kadang terpikir juga seperti itu, kenapa gak nge-vlog aja, menulis itu melelahkan, gak ada yang mau baca kalau yang di post terlalu panjang lebar jadinya keluasan. Beda sama vlog,,,beda banget malah. Gak usah la aku jabarkan ya, kalian pasti lebih tau vlog itu gimana dibanding aku yang masih baru ini. Jadi aku nanya diri aku lagi kenapa tetap di blog bukannya nge-vlog?

Jawabannya adalah. . .

Aku tidak punya kamera yang lensanya OK punya, kalau hanya mengandalkan camera hp q nanti wajahku malah blur. Jadinya cuma bisa ngetik dan nge-blog.

Teman-teman aku juga gak punya camera.

udah itu aja kayaknya alasannya. Sebenarnya ada banyak hal yang tidak bisa diungkapkan dengan kata – kata. Menulis blog menyenangkan banget karena untuk membuat orang mengerti dengan apa yang kita tulis itu lumayan ada la kendalanya. Karena itu dia, penulis akan berusaha dengan sangat keras memutar otaknya untuk menpatkan kata – kata yang pas agar difahami para pembaca.

Saat ini aku sedang sibuk – sibuknya menyusun anggaran untuk tutup buku tahunan. Harus diangsur sedikit – sedikit biar tidak menumpuk dan membuat jenuh. Baru saja kerja tiga bulan aku harus berhadapan dengan berbagai masalah, dan itu sangat menyenangkan karena aku menjadi lebih sibuk dari biasanya. Aku rasa aku sangat menikmati kerjaku yang baru ini.

Aku jadi curhat ๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„

Karena aku sedang tidak ada ide yang mau aku tuangkan di sini, jadi aku mohon maaf jika menyebabkan kalian membaca tulisan yang membuang waktu kalian ini.

Jangan lupa untuk sarapan pagi dan mandi pagi.

Kesehatan mahal harganya. ๐Ÿ’œ

Aku K-POPers

โ€‹Hah…

์ง„์งœ ํž˜๋“ค๋‹ค .. ํ•˜๋ฃจ ํ•˜๋ฃจ ํž˜๋“ค๋‹ค 

Gimana gak terasa berat, idola aku bakalan ikut wamil (wajib militer) tahun depan. Aku akan sangat merindukannya, merindukan suaranya dan …kok nyesek banget ya, ๐Ÿ˜ข๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ

Stop!!

Aku tidak ingin membahas benar atau tidaknya berita ia akan ikut wamil itu. Sok – sok an pula nulis pake hangul. Eleh eleh…ntar dikirain sombong lu baru tau rasa.

Enggak la, aku gak sombong kok. Beneran,,,temana-temanku bilang gitu.

Aku KPOPers. OK ! Siiip ๐Ÿ˜† Yakin lah, setiap manusia yang menganut faham KPOPers pasti bisa berbahasa Korea dan bisa menulis hangul, paling tidak ia ngoceh ala – ala Korea. Halah…bahasa ku. Tapi ini fakta lho.

Tapi aku KPOPers yang bisa dibilang di jalan lurus, karena apa? Karena aku bener-bener menyalurkan hobby aku di sisi yang benar, aku semangat kerja demi dapat tambahan uang, kan gak pantas lagi seumuran aku masih minta uang untuk beli aksesoris Korea fav. aku, aku belajar bahasa Korea dengan sangat giat, otodidak pula. Demi apa? Supaya aku gak perlu tanya sana-sini kalo lagi nonton drakor (drama Korea). Aku menjadi lebih PD ketimbang beberapa tahun yang lalu sebelum masuk aliran KPOPers, karena aku udah bisa dandan. Lho? Hahaha…iya dong, aku suka dandanan artis-artis Korea itu dikarenakan makeup mereka yang minimalis. Walaupun ada beberapa yang ketebalan bedaknya tapi itu sungguh jarang terjadi. Menjadi KPOPers membuatku lebih kreatif, banyak unsur warna baru yang aku temui yang bisa aku matching_in. Menjadi lebih fresh karena aktif bergerak meng_cover dance mereka, Terus dari mereka aku tahu bagaimana berusaha yang lebih keras itu. Setiap aku melihat mereka tampil di panggung, mereka telah berlatih dengan sangat keras hingga bisa seperti sekarang ini. Begitu fikirku.

Nah,,,buat kamu yang bukan KPOPers, gak mesti memaksakan diri untuk pindah aliran. Hal positif yang aku dapat juga bisa kamu dapatkan dari idola kamu. Percaya deh, semurni-murninya cinta akan menyimpan satu alasan mengapa kamu menyukainya.

Dah, itu saja.

Curhat Ceritanya

โ€‹Maafkan aku atas segala salahku. Maafkan aku atas semua kata-kataku yang telah menyakiti hatimu. Maafkan aku atas semua perbuatanku.

Hhh,,,

Namanya juga galau tak menentu bawaannya kalau lagi berdebat pasti mau marah-marah aja. Terus mau bagaimana lagi. Tidak hanya tiga masalah yang harus segera dapat solusinya tapi ada lebih dari tiga dan itu membakar hatiku. Dari pada terbakar sendiri akhirnya aku pun mendengarkan musik judulnya Playing With Fire (๋ถˆ์žฅ๋‚œ by Black Pink) sambil joget-joget menirukan gerak mereka. Kan lebih OK sampai emosi ku mereda aku tidak menyadarinya…

Uri sarangeun buljangnan…o o o o.

My love is on fire uuu…

Now burn baby burn..

Tuhkan entah kemana-mana jadinya racauanku. Sebenarnya aku lagi galau dan suntuk. Ya aku sedang suntuk sama seseorang. Seseorang yang tidak bisa menerima kenyataan hidup. Sekian lama mendapat nasehat dan siraman rohani tetap tidak mau sadar. Aku rasa dia memang menutup hatinya untuk menjadi orang baik seperti yang disebut-sebutnya sendiri.

Halah…lagunya aja nya itu. Pakata okhang Medan.

Aku pun bangkit dari tempat dudukku sambil ku sapu pantatku ku tinggalkan kau sendiri meratapi nasibmu. Aku tidak ingin mendengar lagi keluhanmu, takut aku lama-lama ketularan pulak aku nanti. DL lah. Bante kau la di situ. Aku apalah hanya manusia yang punya batas sabar menghadapi orang-orang sepertimu. Hajab la aku kalo terjangkiti penyakitmu yang langka dan aneh itu. Buang-buang waktu kau.

Lanjutin lagu Playing With Fire (๋ถˆ์žฅ๋‚œ by Black Pink)

Maaf, aku sedang malas memasukkan linknya, jadi usaha sendiri la. Cari di rumah om google, banyak itu nanti yang muncul. Banyak varian ukurannya lagi.

Aku agak reda sekarang. Kalo begitu sudahlah dulu. Aku mau melanjutkan tarianku.

#jangan_menghayal_yang_macam_macam_kau.